~ AKU MENUNGGU DIA ~
Kenapanya setiap kali aku pandang dia, aku rasa ingin memilikinya, setiap kali aku melihat wajahnya aku rasa ingin sekali hidup dengannya, semua perkara yang berlaku seperti kebetulan sahaja. Apa yang ingin dia sampaikan walaupun dalam bentuk kiasan tapi aku seakan-akan mengerti maksudnya.
Namanya sering terpapar, jantung ke berderar-debar tapi tiada siapa yang mengerti, dulu mungkin hari berwarna-warni tapi sekarang kelam tanpa penghuni. Ingin sungguh aku dengannya, tapi sudikah dia dengan ku, melayari hari-hari bahagia bersama-sama.
Ia mungkin angan-angan yang tak mungkin kesampaian, tapi mungkin dia juga jodoh kita, tapi siapa la kita yang ingin menetapkannya. Sungguh aku ingin dia, kerana ku lihat dia punya keperibadian yang boleh membimbing ku ke jalan yang di redhai.
Hari-hari yang aku lalui seperti ada dia, hari-hari aku melihat wajahnya biarlah dalam keadaan sengaja atau tidak sengaja, mungkin ALLAH S.W.T berikan petunjuk bahawa dia jodoh ku kah? Entahla.. atau aku saja yang merasakan nya, jika benar dia punya perasan yang sama kenapa dia tak berterus terang, kelakuannya seperti mengiakan tapi dia tak menyatakan, membuatkan aku keliru dengan perasan ku.
Setiap kata-katanya meresap hingga ke hati ku, membuatkan aku tersenyun sendiri, mungkin kita tiada saat-saat manis cuma ada secebis bicara yang menyenangkan hati dan perasaan. Jatuh cintakah aku? tak mungkin! tak mungkin aku jatuh cinta dalam keadaan begini, biarkanlah.. Biar takdir yang menentukannya, kalau ada jodoh tak kemana.. tapi kalau sudah jodoh bagaimana?
Cuma yang aku inginkan biarlah aku mengerti kebenarnya, biar yang berlaku seperti yang di inginkan, supaya tiada keraguan di akhirnya nanti. Jika aku dengan dia tiada apa lagi yang ku inginkan di dunia ingin, biarkan kami susah senang bersama-sama. Tapi akan berlakukan semuanya?
Kahwin? Nanti-nanti la, itu la ayat yang sering ku katakan apabila orang-orang bertanya, tapi aku lagi yang perlu ku katakan. Ingin sekali aku jatuh cinta sekali lagi, tapi siapakah orangnya? aku percaya jodoh kita sudah ditentukan dari azali lagi, semua manusia di lahirkan berpasang-pasangan. semua telah di jodohkan cuma kita perlu memilih yang mana kaca yang mana permata?
Hidup bukan macam kisah dongeng yang semua berakhir dengan kebahagian. Biarkan aku sendiri, tapi itu dulu sekarang biarkan bulan tersenyum melihat kau menjadi miliku? bisakah begitu? Kita nanti pengakhiran cereka ini. mungkin ya mungkin tidak?


0 ulasan:
Catat Ulasan